Post-Defense Celebration and Sharing Knowledge: A Special Brown Bag Series

Soal kerusakan dan pencemaran lingkungan hidup apabila dipahami dari perspektif ilmu komunikasi akan dapat memberikan “niche” yg terkait erat dengan modal sosial. Tanggungjawab menjaga lingkungan bukan semata-mata karena wajib dan taat hukum, tetapi juga melampauinya seperti adanya respek dan keterbukaan, yang menjadi bagian dari modal sosial. Pelaksanaan hukum juga tergantung dari ‘rasa percaya yang tumbuh’, bukan hanya karena paksaan dari pihak yang berwenang.

Hal itu disampaikan oleh Dr. Hidayaturahmi, S.Sos., MPA. Pada Sharing Knowledge: A Special Brown Bag Series dengan tema “Strategi Komunikasi Lingkungan dalam Membangun Aksi Ciliwung Bersih”, yang diselenggarakan oleh Politeknik STIA LAN Jakarta melalui Prodi APN. Kegiatan diselenggarakan secara blended di Ruang Laboratorium Amphiteater, Politeknik STIA LAN Jakarta, dan melalui Zoom Meeting pada Jum’at, 22 September 2023.

Kegiatan dibuka dengan diantarkan oleh ketua Program Studi APN Politeknik STIA LAN Jakarta Ratri Istania, Ph.d,.

Hidayaturahmi mengatakan strategi komunikasi lingkungan melalui komunikasi advokasi, pengembangan kompetensi, pengorganisasian komunitas, dan pengembangan jaringan menjadi upaya yang dapat dilakukan untuk menyuarakan pesan-pesan lingkungan untuk membangun aksi lingkungan. Kohesivitas kelompok dalam kebersamaan, rasa empati, kepercayaan, solidaritas, inisiatif kerja, hubungan kerjasama, jaringan, dan kemitraan dibutuhkan sebagai modal sosial untuk menjaga keberlanjutan aksi lingkungan.
Sebagai penutup Hidayaturahmi menekankan pentingnya the whole of governance dan penciptaan kolaboratif kebijakan diantara pemerintah pusat dan daerah di sepanjang DAS Ciliwung.

Kegiatan berjalan lancar diikuti oleh para dosen dan tenaga kependidikan di lingkungan Politeknik STIA LAN Jakarta, Bandung, dan Makassar.

Share this: