Seminar Nasional “Revitalisasi Pelayanan Administrasi Kepegawaian Melalui Teknologi Digital”

VUCA atau Volatile, Uncertainty, Complex, Ambiguity sebutan tentang dinamika perubahan teknologi yang memberikan dampak sangat besar bagi kehidupan manusia. Digital mindset bukan hanya sekedar menggunakan teknologi dan selesai, mindset digital berbicara tentang kecepatan, dampak dan ketepatan dalam mengeksekusi sebuh proses. Hal ini terungkap pada pembahasan materi Seminar Nasional yang diselenggarakan oleh Politeknik STIA LAN Jakarta. Yang menyelenggarakan kegiatan Welcome Home Alumni STIA LAN Jakarta dengan kegiatan Seminar Nasional “Revitalisasi Pelayanan Administrasi Kepegawaian Melalui Teknologi Digital”. Seminar dibuka oleh Direktur Politeknik STIA LAN Jakarta, dihadiri segenap pengurus dan anggota Ikatan Alumni STIA LAN Jakarta (Iklum) dan sivitas akademika Politeknik STIA LAN Jakarta serta undangan lainnya, yang diselenggarakan secara Hibrid di Ruang Serbaguna Politeknik STIA LAN Jakarta dan online via Zoom Meeting, Kamis 27 Oktober 2022.

Direktur Politeknik STIA LAN Jakarta Prof. Dr. Nurliah Nurdin, MA., dalam sambutannya mengatakan Welcome Home adalah bagian dari rangkaian kegiatan Dies Natalis Politeknik STIA LAN Jakarta ke-62 sebagai kegiatan tahunan untuk mendorong eksistensi, kolaborasi, dan edukasi. Tema Dies Natalis Tahun 2022 adalah “Connect and Accelerate: Past Fighter, Present Innovator, Future Leader”, dengan agenda acara hari ini yaitu Welcome Home Politeknik STIA LAN Jakarta Tahun 2022.
Dengan mengusung tema “Revitalisasi Pelayanan Administrasi Kepegawaian Melalui Teknologi Digital”.
Tema tersebut dipilih berdasarkan semakin maju dan berkembangnya pola kerja saat ini. Tuntutan dan kebutuhan untuk percepatan dan reformasi dalam pelayanan publik semakin tinggi, termasuk salah satunya di pelayanan administrasi kepegawaian. Penyelenggaraan digitalisasi pelayanan administrasi kepegawaian diharapkan membuat kualitas pelayanan semakin maju, serta memberikan beberapa manfaat seperti meningkatkan kualitas dan produktivitas pegawai dan pengguna layanan. Selain itu, digitalisasi pelayanan administrasi kepegawaian juga dimanfaatkan pemerintah sebagai media promosi dalam sosialisasi kinerja dan berbagai program kerja dari pemerintah. Oleh karena itu, tema ini akan menarik untuk dibahas dan telaah bersama.

Selanjutnya dalam laporannya Ketua Ikatan Alumni STIA LAN Jakarta (IKLUM) H. Maman Saepulloh, S.Sos, M.Si., Inspektur Wilayah 1 Itjen Kementerian Agama mengatakan Kegiatan Welcome Home Alumni Politeknik STIA LAN Jakarta bertujuan untuk mengajak kembali para alumni STIA LAN Jakarta, datang ke kampus untuk melihat kembali kampus sebagai tempat menuntut ilmu.
Para alumni dapat memberikan kontribusi pemikiran untuk mengembangkan ilmu administrasi dan manajemen dengan mengikuti perkembangan ilmu dan teknologi.
Dalam rangka memperingati hari jadi Politeknik STIA LAN Ke 62, meningkatkan kesadaran kepada para Alumni STIA LAN Jakarta, tentang pentingnya kebersamaan dan silaturahmi.

Adapun Narasumber pada Seminar Nasional “Revitalisasi Pelayanan Administrasi Kepegawaian Melalui Teknologi Digital” adalah :
Cahyono Tribirowo, ST,MTI., Asisten Deputi Perumusan Kebijakan dan koordinasi Penerapan Sistem pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE) Kementerian PAN – RB. Imam Suwandi, SST, AK., Kepala Biro Kepegawaian dan organisasi Kominfo.
Heni Sriwahyuni S.Kom, MTI., Direktur infrastruktur Teknologi informasi Badan kepegawaian Negara (BKN).
Pembahas oleh Dr. Tr. Erna Irawati, S.Sos, M.Pol Adm, Alumni Politeknik STIA LAN Jakarta, Kepala Pusat pembinaan Program dan kebijakan pengembangan kompetensi Aparatur Sipil Negara Lembaga Administrasi Negara (LAN RI).
Moderator Istyadi Insani, S.Sos, MSi, Alumni STIA LAN Jakarta, Asisten Deputi kelembagaan dan Tata Laksana, politik, Hukum, Keamanan dan Pemerintah Daerah Kemenpan RB.

Pelayanan administrasi kepegawaian secara umum diartikan sebagai upaya menyediakan kebutuhan yang diperlukan oleh ASN termasuk pengurusan, pengaturan, dan manajemen kepegawaian dan juga terkait dengan para pihak yang berkepentingan dalam birokrasi pemerintah.
Pada praktik yang diperlukan dalam administrasi kepegawaian antara lain: merencanakan kebutuhan, perekrutan dan seleksi, profiling pegawai, mengukur dan menilai kinerja, menata gaji dan tunjangan kinerja, reward, promosi, rotasi, pola karier, implementasi manajemen talenta, pengembangan kompetensi pegawai, dll.
Pengelolaan proses administrasi maupun pelayanan kepegawaian selama ini dianggap sebagai kegiatan rutin dan cenderung terus berulang sepanjang tahun, sehingga dianggap sebagai sesuatu yang sudah baku dan tidak berubah.
Namun sesungguhnya tidaklah demikian. Tidak jarang terjadi keterlambatan pemenuhan kebutuhan terhadap berbagai hak layanan kepegawaian seperti halnya untuk memenuhi kelengkapan persyaratan berbagai layanan PNS masih selalu di bebani dengan kewajiban yang terus berulang guna melengkapi berbagai berkas kepegawaian mulai dari fotocopy, form dan lain sebagainya.

Tantangan yang dihadapi akan semakin kompleks, dengan isu-isu yang saling terkait dan menuntut intensitas komunikasi, koordinasi, sinergi, kerjasama dan kolaborasi dengan multi pihak.
Revitalisasi pelayanan administrasi kepegawaian melalui teknologi digital seharusnya dapat membantu menginformasikan kepada pengambil kebijakan agar mereka dapat membuat keputusan yang tepat.
Digitalisasi harus bisa memberikan data dan informasi sebagai bahan analisis berbasis bukti, saran kebijakan, dan pengembangan layanan administrasi kepegawaian secara terus menerus serta membantu para pimpinan menavigasi masa depan layanan administrasi kepegawaian berbasis digital yang prima.

Masa depan pemerintahan digital Indonesia yang diharapkan dapat diwujudkan dengan penerapan seluruh unsur-unsur SPBE secara terpadu yang dilakukan oleh seluruh Instansi Pusat dan Pemerintah Daerah secara kolaboratif.

Share this: