
Bogor – Politeknik STIA LAN Jakarta kembali menunjukkan komitmennya dalam menjalankan Tri Dharma Perguruan Tinggi melalui kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) bertajuk “Pendampingan Penguatan Tata Kelola Usaha Berbasis Environmental, Social, and Governance (ESG) bagi UMKM di Kabupaten Bogor.” Kegiatan ini diselenggarakan bekerja sama dengan Pemerintah Kabupaten Bogor dan diikuti oleh para pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) sebagai upaya meningkatkan kapasitas usaha yang berkelanjutan.
Sebelum pelaksanaan pelatihan, tim Pengabdian kepada Masyarakat Politeknik STIA LAN Jakarta melakukan koordinasi dan audiensi dengan Dinas Koperasi dan UMKM Kabupaten Bogor guna menyamakan persepsi, mengidentifikasi kebutuhan mitra, serta menyusun langkah-langkah pendampingan yang sesuai dengan kondisi UMKM di daerah. Tahapan ini menjadi bagian penting dalam memastikan bahwa program yang dilaksanakan benar-benar menjawab kebutuhan masyarakat sasaran.
Kegiatan ini diketuai oleh Dr. Achmad Djatmiko, M.A. dengan anggota tim Heny Handayani, S.Hum., M.M., Muhammad Faidul Abror, S.Kom., serta mahasiswa Kayana Anindita Zaidaan. Tim menghadirkan materi yang menitikberatkan pada pentingnya tata kelola usaha yang baik melalui penerapan prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG) sebagai strategi meningkatkan daya saing UMKM di tengah perkembangan ekonomi yang semakin dinamis.
Dalam pemaparannya, narasumber menjelaskan bahwa penerapan ESG tidak hanya relevan bagi perusahaan besar, tetapi juga dapat diterapkan oleh UMKM melalui langkah-langkah sederhana, seperti menjaga kebersihan lingkungan usaha, memberikan pelayanan yang baik kepada pelanggan, melakukan pencatatan keuangan secara tertib, memisahkan keuangan usaha dengan keuangan pribadi, serta membangun tata kelola usaha yang transparan dan akuntabel. Pendekatan tersebut diharapkan mampu meningkatkan kepercayaan pelanggan, lembaga pembiayaan, maupun calon mitra usaha.
Selain membahas konsep ESG, peserta juga memperoleh materi mengenai pengelolaan permodalan usaha, pentingnya pembukuan sederhana, legalitas usaha, serta strategi membangun kemitraan yang berkelanjutan. Sesi pelatihan berlangsung secara interaktif melalui diskusi, tanya jawab, studi kasus, dan berbagi pengalaman antar pelaku UMKM sehingga peserta dapat mengaitkan materi dengan kondisi usaha yang mereka jalankan.
Kegiatan ini juga menjadi wadah kolaborasi antara perguruan tinggi, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam memperkuat ekosistem pemberdayaan UMKM. Melalui pendekatan Collaborative Governance, Politeknik STIA LAN Jakarta mendorong sinergi multipihak agar proses pendampingan tidak berhenti pada kegiatan pelatihan semata, melainkan berlanjut pada implementasi tata kelola usaha yang lebih baik dan berkelanjutan.
Antusiasme peserta terlihat sepanjang kegiatan. Para pelaku UMKM aktif berdiskusi mengenai tantangan yang dihadapi dalam mengembangkan usaha, mulai dari pengelolaan keuangan, akses pembiayaan, hingga upaya membangun usaha yang lebih profesional dan berkelanjutan. Di akhir kegiatan, peserta mengikuti evaluasi dan post-test sebagai bagian dari pengukuran peningkatan pemahaman terhadap materi yang telah diberikan. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat ini menjadi wujud komitmen Politeknik STIA LAN Jakarta dalam memperkuat kapasitas pelaku UMKM di Kabupaten Bogor melalui penerapan tata kelola usaha berbasis Environmental, Social, and Governance (ESG), sehingga mampu meningkatkan daya saing usaha, membuka peluang kemitraan yang lebih luas, serta mendukung pembangunan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan.



