
Bogor, 13 Agustus 2026 – Politeknik STIA LAN Jakarta melaksanakan kegiatan benchmarking Kelas Magister Terapan Internasional Timor Leste ke Mal Pelayanan Publik (MPP) Kabupaten Bogor pada Kamis, 14 Agustus 2026. Kegiatan ini menjadi bagian dari pembelajaran kontekstual untuk memberikan pengalaman langsung kepada mahasiswa dalam memahami praktik penyelenggaraan dan inovasi pelayanan publik di Indonesia.
Kegiatan benchmarking diikuti oleh 18 mahasiswa Kelas Magister Terapan Internasional asal Timor Leste, didampingi oleh dosen dan tenaga kependidikan Politeknik STIA LAN Jakarta. Melalui kunjungan ini, mahasiswa memperoleh kesempatan untuk melihat secara langsung bagaimana pelayanan publik dari berbagai instansi diintegrasikan dalam satu tempat guna memberikan pelayanan yang lebih efektif dan mudah diakses oleh masyarakat.
Mal Pelayanan Publik merupakan bentuk pengintegrasian pelayanan yang diberikan oleh kementerian/lembaga, pemerintah daerah provinsi dan kabupaten/kota, BUMN, BUMD, serta pihak swasta secara terpadu dalam satu lokasi. Konsep tersebut dikembangkan untuk meningkatkan kecepatan, kemudahan, jangkauan, kenyamanan, dan keamanan pelayanan kepada masyarakat. MPP Kabupaten Bogor sendiri menghadirkan 30 tenant dengan 275 jenis layanan, sehingga menjadi salah satu contoh praktik penyelenggaraan pelayanan publik terpadu yang dapat dipelajari secara langsung oleh mahasiswa.
Selama kegiatan, peserta mendapatkan gambaran mengenai tata kelola MPP, integrasi layanan antarinstansi, pemanfaatan sarana pendukung pelayanan, serta upaya pemerintah daerah dalam meningkatkan kualitas dan pengalaman masyarakat sebagai pengguna layanan. Mahasiswa juga dapat mengaitkan berbagai konsep yang diperoleh selama perkuliahan dengan implementasi nyata administrasi dan pelayanan publik di tingkat daerah.
Melalui kegiatan benchmarking ini, Politeknik STIA LAN Jakarta mendorong mahasiswa Kelas Magister Terapan Internasional Timor Leste untuk memperoleh perspektif yang lebih luas mengenai good governance dan inovasi pelayanan publik di Indonesia. Pengalaman tersebut diharapkan dapat menjadi referensi pembelajaran sekaligus inspirasi dalam pengembangan tata kelola dan peningkatan kualitas pelayanan publik yang adaptif, terintegrasi, dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat, termasuk untuk diterapkan sesuai dengan konteks pemerintahan di Timor Leste.
Kegiatan ini sekaligus memperkuat komitmen Politeknik STIA LAN Jakarta dalam menghadirkan pendidikan tinggi terapan yang tidak hanya berbasis pada pembelajaran di ruang kelas, tetapi juga memberikan pengalaman praktis melalui observasi dan pembelajaran langsung dari praktik penyelenggaraan pemerintahan.








