
Jakarta, 9 September – Semarak kegiatan SETIAFEST 4.0 semakin terasa melalui penyelenggaraan Lomba Debat yang diselenggarakan oleh Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Politeknik STIA LAN Jakarta pada hari Rabu (9/9) bertempat di Ruang Serbaguna Politeknik STIA LAN Jakarta. Kegiatan ini menjadi salah satu wadah bagi mahasiswa untuk mengembangkan kemampuan berpikir kritis, menyampaikan argumentasi secara sistematis, serta membangun keberanian dalam mengemukakan pendapat di hadapan publik.
Lomba Debat mengangkat Tema : “Membaca Arah Indonesia : Tantangan dan Peluang di Era Perubahan” dengan membahas Sub Tema: Pendidikan, Politik Sosial, Hukum dan Ekonomi. Kompetisi ini mempertemukan mahasiswa dari tiga program studi, yaitu Administrasi Pembangunan Negara (APN), Manajemen Sumber Daya Manusia Aparatur (MSDMA), dan Administrasi Bisnis Sektor Publik (ABSP). Sedangkan Juri Lomba Debat SETIAFEST 4.0 adalah
perwakilan APN : Nana Yuliana, M.A., Ph.D, perwakilan ABSP : Karnida Retta Ginting, SE., M.M., dan perwakilan MSDMA : Porman Lumban Gaol, S.Si, M.M.
Kegiatan ini diselenggarakan untuk memberikan ruang kepada mahasiswa dalam mengembangkan potensi, kreativitas, dan kemampuan intelektual. Kegiatan ini sekaligus diharapkan dapat mempererat interaksi dan kebersamaan antarmahasiswa melalui suasana kompetisi yang sehat.
Wakil Direktur III Bidang Kemahasiswaan, Dr. Edy Sutrisno, M.Si menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya Lomba Debat sebagai bagian dari rangkaian SETIAFEST 4.0. Dalam sambutannya, Wadir III menekankan bahwa kegiatan kemahasiswaan tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga merupakan sarana penting dalam membentuk karakter dan kompetensi mahasiswa.
“Debat bukan sekadar mencari siapa yang menang dan siapa yang kalah. Lebih dari itu, debat merupakan proses belajar untuk berpikir kritis, menghargai perbedaan pandangan, menyampaikan gagasan berdasarkan data dan argumentasi, serta membangun kemampuan komunikasi yang baik,” ujar Wadir III.
Ia juga berharap seluruh peserta dapat mengikuti perlombaan dengan menjunjung tinggi sportivitas, integritas, dan rasa saling menghargai. Menurutnya, kemampuan menyampaikan gagasan secara logis dan konstruktif merupakan kompetensi penting yang akan dibutuhkan mahasiswa dalam menghadapi dunia kerja maupun dalam menjalankan peran sebagai generasi penerus bangsa.
Dalam pelaksanaannya, para peserta mengikuti setiap tahapan debat dengan penuh antusias. Masing-masing tim diberikan kesempatan untuk menyampaikan argumentasi, memberikan tanggapan, serta mempertahankan pandangan terhadap topik yang telah ditentukan. Kemampuan peserta dalam mengolah informasi, membangun argumentasi, berpikir cepat, dan bekerja sama dalam tim menjadi bagian penting dalam perlombaan.
Suasana kompetisi berlangsung dinamis. Adu argumentasi yang disampaikan para peserta menunjukkan antusiasme sekaligus kemampuan mahasiswa dalam melihat suatu persoalan dari berbagai sudut pandang. Meskipun berlangsung kompetitif, seluruh peserta tetap diarahkan untuk menjunjung tinggi etika debat dan sportivitas.
Setelah melalui seluruh rangkaian pertandingan dan proses penilaian oleh dewan juri, akhirnya ditetapkan para pemenang Lomba Debat SETIAFEST 4.0. Kompetisi berlangsung ketat dengan masing-masing tim menunjukkan kemampuan terbaiknya dalam menyampaikan gagasan, membangun argumentasi, serta memberikan respons terhadap argumentasi lawan.
Adapun hasil perlombaan Lomba Debat SETIAFEST 4.0 adalah sebagai berikut:
🏆 Juara 1: ABSP 1
🥈 Juara 2: MSDMA 1
🥉 Juara 3: MSDMA 2
Keberhasilan ABSP 1 meraih Juara 1 menjadi pencapaian yang membanggakan setelah mampu menunjukkan performa terbaik sepanjang kompetisi. Sementara itu, MSDMA 1 berhasil menempati posisi Juara 2 dan MSDMA 2 meraih Juara 3. Prestasi tersebut menjadi bukti semangat dan kemampuan mahasiswa dalam berkompetisi sekaligus mengembangkan kapasitas intelektual mereka.
Para pemenang mendapatkan apresiasi atas kerja keras, kekompakan tim, serta kemampuan dalam menyampaikan argumentasi selama perlombaan. Sementara bagi seluruh peserta, keikutsertaan dalam Lomba Debat menjadi pengalaman berharga untuk terus meningkatkan kemampuan komunikasi, berpikir kritis, kepemimpinan, dan kerja sama.
Lomba Debat SETIAFEST 4.0 diharapkan tidak berhenti sebagai kegiatan perlombaan semata, tetapi mampu menjadi bagian dari proses pembentukan mahasiswa yang kritis, komunikatif, percaya diri, berintegritas, dan mampu menyampaikan gagasan secara konstruktif.
Melalui kegiatan ini, SETIAFEST 4.0 kembali menunjukkan komitmennya dalam menghadirkan ruang bagi mahasiswa untuk berprestasi sekaligus mengembangkan potensi diri. Semangat berkompetisi, berkolaborasi, dan belajar bersama menjadi nilai penting yang diharapkan terus tumbuh dalam kehidupan akademik di Politeknik STIA LAN Jakarta.
Selamat kepada para pemenang dan seluruh peserta Lomba Debat SETIAFEST 4.0. Semoga prestasi yang diraih menjadi motivasi untuk terus berkarya, berprestasi, dan memberikan kontribusi positif bagi kampus, masyarakat, dan bangsa.







