RAPAT SENAT TERBUKA POLITEKNIK STIA LAN JAKARTA – Sepuluh Calon Direktur Politeknik STIA LAN Jakarta Sampaikan Visi dan Misi Secara Terbuka

Jakarta, 25 Februari 2026 – Politeknik STIA LAN Jakarta menggelar Rapat Senat Terbuka dalam rangka penyampaian visi dan misi sepuluh Calon Direktur periode 2026-2030, yang berlangsung di Ruang Serbaguna Kampus Jakarta, Selasa (25/2). Forum akademik ini dihadiri oleh JPT Madya dan JPT Pratama Lembaga Administrasi Negara, jajaran senat, para direktur dan jajarannya, dosen, tenaga kependidikan, dan perwakilan mahasiswa.

Sekretaris Utama LAN selaku Plh. Kepala LAN, Dr. Andi Taufik, M.Si menyampaikan Rapat Senat Terbuka ini bukan sekadar tahapan formal dalam proses pemilihan pimpinan, tetapi merupakan momentum strategis untuk menegaskan arah kepemimpinan dan masa depan institusi. Politeknik STIA LAN Jakarta memiliki peran penting sebagai institusi pendidikan tinggi vokasi di bawah naungan Lembaga Administrasi Negara yang berkontribusi dalam mencetak sumber daya manusia aparatur yang profesional, berintegritas, dan adaptif terhadap perubahan.

Kita menyadari bahwa tantangan tata kelola pemerintahan ke depan semakin kompleks. Transformasi digital, tuntutan pelayanan publik yang semakin tinggi, serta dinamika kebijakan nasional menuntut institusi pendidikan tinggi, termasuk Politeknik STIA LAN Jakarta, untuk terus berinovasi dan responsif.

“Visi dan misi yang akan disampaikan oleh para calon Direktur hari ini harus mampu menjawab tantangan zaman sekaligus memperkuat positioning institusi sebagai center of excellence dalam bidang administrasi publik dan manajemen kebijakan,,” tegasnya.

Andi Taufik menambahkan periode 2026–2030 harus menjadi periode akselerasi dan reposisi strategis menuju perguruan tinggi terapan berkelas global. Global competitiveness, transformasi digital, tata kelola modern dan berintegritas, serta dampak nyata bagi birokrasi harus menjadi fondasi kepemimpinan ke depan.
Saya memberikan apresiasi kepada sepuluh calon Direktur yang hari ini akan menyampaikan visi dan misi terbaiknya. Maju sebagai calon Direktur adalah bentuk keberanian sekaligus kesiapan memikul amanah besar. Kepemimpinan bukan sekadar jabatan; ia adalah tanggung jawab moral dan profesional.

Adapun sepuluh calon Direktur yaitu :

  1. Ratri Istania, Ph.D.
  2. Prof. Dr. Najmi Kamariah, S.E. M.Si.
  3. Dr. R.N. Afsdy Saksono, M.Sc.
  4. Prof. Dr. R. Luki Karunia, SE.Ak.MA.CA.CACP
  5. Dr. Alam Tauhid Syukur, S.Sos., M.Si.
  6. Dr. Edy Sutrisno, S.E., M.Si
  7. Septiana Dwi Putrianti, SE.MC.Com(Hons)., Ph.D
  8. Dr. Neneng Sri Rahayu, ST., M.Si
  9. Dr. Mala Sondang Silitonga, MA
  10. Dr. Eli Sufianti, M.A.

“Saya berharap para calon Direktur dapat menyampaikan gagasan yang visioner, realistis, dan terukur—bukan hanya dalam tataran konseptual, tetapi juga dalam strategi implementasi yang konkret. Kepemimpinan ke depan harus mampu memperkuat tata kelola kelembagaan, meningkatkan kualitas tridharma perguruan tinggi, memperluas jejaring kemitraan, serta membangun budaya akademik yang unggul dan berkarakter. Saya juga sampaikan apresiasi kepada Direktur Politeknik STIA LAN Jakarta periode 2022-2026 Prof Dr. Nurliah Nurdin, MA atas dedikasi dan peletakan milestone yang sangat baik untuk diteruskan Direktur terpilih nantinya,” ujar Andi Taufik.

Direktur yang kita butuhkan adalah pemimpin visioner yang mampu mengeksekusi, berani mengambil keputusan strategis, menyatukan energi organisasi, serta menjadikan integritas sebagai DNA institusi. Siapa pun yang terpilih nantinya adalah Direktur bagi seluruh civitas akademika, tanpa sekat dan tanpa fragmentasi.

Sementara Direktur Politeknik STIA LAN Jakarta, Prof. Dr. Nurliah Nurdin, MA. mengatakan bahwa penyampaian visi dan misi calon Direktur merupakan agenda penting dan momentum ini bukan sekadar tahapan seleksi kepemimpinan, tetapi bagian dari proses strategis untuk memastikan keberlanjutan transformasi institusi.

Sebagaimana kita pahami bersama, Kampus Jakarta memiliki karakteristik dan tanggung jawab yang berbeda dibandingkan kampus di Bandung dan Makassar. Selain menyelenggarakan pendidikan sarjana dan magister terapan, Kampus Jakarta juga mengemban mandat program doktoral. Konsekuensinya, standar akademik, tuntutan riset dan publikasi ilmiah, serta tata kelola kelembagaan berada pada level yang lebih kompleks dan strategis.

“Tantangan ini membutuhkan kepemimpinan yang tidak hanya administratif, tetapi juga akademik dan transformatif. Kepemimpinan yang mampu menjaga capaian sekaligus mempercepat inovasi,” tegasnya.

Rapat Senat Terbuka secara resmi di buka oleh Plt. Ketua Senat, Dr. Alih Aji Nugroho, MPA. dengan menegaskan bahwa proses ini merupakan bagian penting dari mekanisme demokratis, transparan, dan akuntabel dalam tata kelola perguruan tinggi. “Rapat Senat Terbuka menjadi ruang bagi para calon untuk menyampaikan gagasan strategisnya sekaligus bagi sivitas akademika untuk menilai kapasitas dan arah kepemimpinan ke depan,” ujarnya.

Secara bergiliran, sepuluh calon direktur memaparkan visi dan misi masing-masing dalam waktu yang telah ditentukan panitia. Secara umum, para calon menekankan pentingnya transformasi kelembagaan berbasis digital, penguatan kualitas pendidikan vokasi di bidang administrasi publik, serta peningkatan daya saing lulusan di tingkat nasional dan global.

Beberapa calon mengusung program prioritas seperti modernisasi kurikulum berbasis kebutuhan birokrasi digital, peningkatan kompetensi dosen melalui studi lanjut dan sertifikasi profesional, serta penguatan riset terapan yang berdampak langsung pada kebijakan publik. Selain itu, isu tata kelola yang bersih, transparan, dan berorientasi pada pelayanan prima juga menjadi sorotan utama dalam hampir seluruh paparan.
Selanjutnya Senat Politeknik STIA LAN Jakarta menggelar Rapat Senat Tertutup dalam rangka penyaringan Calon Direktur periode mendatang, sebagai tindak lanjut dari Rapat Senat Terbuka penyampaian visi dan misi yang telah dilaksanakan sebelumnya. Rapat tertutup ini berlangsung secara internal dan hanya dihadiri oleh anggota senat sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
Rapat dipimpin oleh Ketua Senat dan dilaksanakan dengan menjunjung tinggi prinsip kehati-hatian, objektivitas, serta independensi senat sebagai organ akademik tertinggi. Dalam rapat tersebut, senat melakukan pembahasan dan penilaian mendalam terhadap seluruh Calon Direktur berdasarkan kriteria yang telah ditetapkan, antara lain rekam jejak kepemimpinan, kapabilitas manajerial, integritas, serta kesesuaian visi dan misi dengan arah strategis pengembangan institusi.
Hasil Rapat Senat Tertutup ini berupa tiga Calon Direktur yang dinyatakan lolos tahap penyaringan untuk selanjutnya diusulkan dan diproses pada tahapan berikutnya sesuai mekanisme yang ditetapkan oleh Lembaga Administrasi Negara.

Melalui penyampaian visi dan misi oleh sepuluh calon direktur ini, diharapkan proses pemilihan pimpinan dapat menghasilkan figur terbaik yang mampu membawa Politeknik STIA LAN Jakarta semakin maju, profesional, dan berintegritas.

Dengan terselenggaranya Rapat Senat Terbuka ini, diharapkan kepemimpinan baru nantinya mampu membawa Politeknik STIA LAN Jakarta semakin progresif, inovatif, dan berkontribusi nyata dalam pengembangan sumber daya manusia aparatur negara yang profesional dan berintegritas.

Share this:
https://esdm.riau.go.id/web/logs1/