Politeknik STIA LAN Jakarta Tingkatkan SDM Untuk Dukung Penelitian dan Publikasi Ilmiah Melalui Pelatihan AI

Jakarta, 28 Januari 2026 – Politeknik STIA LAN Jakarta menyelenggarakan pelatihan kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) sebagai bagian dari upaya peningkatan literasi dan kompetensi digital sivitas akademika. Kegiatan ini menghadirkan Prof. Dr. Eng. Wisnu Jatmiko, S.T., M.Kom., Guru Besar Universitas Indonesia Bidang Kecerdasan Buatan (AI) dan Robotika (Dekan Fasilkom UI) sebagai Narasumber Utama yang dipandu oleh Moderator Dr. Alih Aji Nugroho, MPA., Dosen Politeknik STIA LAN Jakarta.

Kegiatan pelatihan ini di buka oleh Direktur Politeknik STIA LAN Jakarta, Prof. Dr. Nurliah Nurdin, MA. pada Rabu (28/1) di Jakarta. Dalam sambutannya, Prof. Nurliah menyampaikan bahwa pelatihan AI merupakan langkah strategis dalam merespons perkembangan teknologi digital yang semakin pesat. Ia menekankan pentingnya kesiapan perguruan tinggi dalam memanfaatkan teknologi kecerdasan buatan secara optimal, namun tetap berlandaskan nilai dan etika akademik.

“Pemanfaatan kecerdasan buatan harus diarahkan untuk mendukung peningkatan kualitas penelitian dan publikasi ilmiah, bukan untuk mengabaikan proses akademik. Oleh karena itu, etika, integritas, dan tanggung jawab akademik harus tetap menjadi fondasi utama,” ujar Prof. Nurliah.

Sementara itu Prof. Dr. Eng. Wisnu Jatmiko, S.T., M.Kom., dalam paparannya menjelaskan bahwa AI dapat dimanfaatkan sebagai alat bantu dalam penelusuran literatur, pengolahan data, serta penyusunan karya ilmiah, selama digunakan secara bijak dan transparan. Kecerdasan buatan (AI) telah menjadi alat strategis dalam mendukung kegiatan pendidikan, penelitian, dan publikasi ilmiah. Namun demikian, pemanfaatannya harus dilakukan secara bertanggung jawab dan sesuai dengan prinsip etika akademik.

“AI dapat dimanfaatkan untuk membantu peneliti dalam pengolahan data, penelusuran literatur, hingga penyusunan draf awal tulisan ilmiah, namun tetap harus menjunjung tinggi kejujuran akademik dan orisinalitas karya,” ujar Prof. Wisnu.

Kehadiran Artificial Intelligence (AI) dalam dunia penelitian dan publikasi ilmiah merupakan sebuah keniscayaan yang tidak dapat dihindari. AI harus dipahami sebagai alat bantu intelektual yang dapat meningkatkan efisiensi dan kualitas proses riset, bukan sebagai pengganti peran peneliti.

Tantangan utama dalam pemanfaatan AI bukan terletak pada kecanggihan teknologinya, melainkan pada integritas dan tanggung jawab akademik pengguna. Peneliti tetap memiliki kewajiban untuk memastikan keaslian ide, validitas data, serta ketepatan metodologi yang digunakan. Setiap keluaran yang dihasilkan dengan bantuan AI harus melalui proses verifikasi dan penilaian kritis oleh peneliti.

Lebih lanjut, Prof. Wisnu Jatmiko menekankan pentingnya transparansi dalam penggunaan AI, terutama dalam konteks publikasi ilmiah. Penggunaan AI yang tidak diungkapkan secara jelas berpotensi menimbulkan pelanggaran etika dan merusak kepercayaan komunitas akademik. Oleh karena itu, keterbukaan mengenai peran AI dalam proses penulisan dan analisis menjadi bagian dari praktik ilmiah yang bertanggung jawab.

Pemanfaatan AI tanpa pemahaman etika yang memadai dapat berujung pada masalah serius, seperti plagiarisme, fabrikasi data, hingga penurunan kualitas karya ilmiah. Sebaliknya, jika digunakan secara bijak, AI justru dapat menjadi sarana untuk meningkatkan daya saing penelitian nasional dan mempercepat kontribusi ilmuwan Indonesia di tingkat global.

Sebagai penutup, Prof. Wisnu Jatmiko menegaskan bahwa etika akademik harus selalu menjadi fondasi utama dalam setiap inovasi teknologi, termasuk AI. Penguasaan teknologi harus berjalan seiring dengan penguatan nilai-nilai keilmuan, agar kemajuan ilmu pengetahuan tetap bermartabat dan berkelanjutan.

Kegiatan pelatihan ini merupakan bagian dari komitmen Politeknik STIA LAN Jakarta dalam mendorong peningkatan kualitas sumber daya manusia dan penguatan budaya riset berbasis teknologi. Pelatihan ini mendapat respons positif dari para peserta yang menilai kegiatan tersebut memberikan wawasan baru dan relevan dengan kebutuhan saat ini.

Melalui pelatihan AI ini, Politeknik STIA LAN Jakarta berharap sivitas akademika mempunyai kemampuan adaptasi terhadap perkembangan teknologi digital dapat terus ditingkatkan, sehingga mampu mendukung transformasi digital nasional secara menyeluruh.

Share this:
https://esdm.riau.go.id/web/logs1/