
Jakarta, 30 Maret 2026 – Kepala Lembaga Administrasi Negara (LAN), Dr. Muhammad Taufik, DEA., secara resmi melantik Direktur Politeknik STIA LAN Jakarta, Prof. Dr. R. Luki Karunia, S.E., Ak., M.A., berdasarkan Keputusan Kepala LAN Nomor 116/K.1/SDM.03.02/2026. Pelantikan berlangsung khidmat di Aula Prof. Dr. Agus Dwiyanto, MPA, Lembaga Administrasi Negara, Jakarta.
Pelantikan tersebut dipimpin langsung oleh Kepala LAN. Dalam sambutannya, ia menegaskan pentingnya kepemimpinan strategis dalam menghadapi tantangan reformasi birokrasi dan pendidikan vokasi yang semakin kompleks. Ia juga menyampaikan bahwa Politeknik STIA LAN Jakarta memiliki peran penting dalam mencetak aparatur sipil negara (ASN) yang profesional, adaptif, dan berintegritas tinggi.
“Kepemimpinan di lingkungan STIA LAN harus mampu mendorong inovasi pembelajaran, memperkuat riset kebijakan, serta mendukung percepatan transformasi birokrasi di Indonesia,” ujar Kepala LAN.
Selain itu, Kepala LAN menyoroti pentingnya peningkatan kualitas sumber daya manusia di lingkungan kampus, termasuk dosen, tenaga kependidikan, serta publikasi ilmiah, sebagai kunci utama dalam menjaga mutu pendidikan.
Direktur yang baru dilantik menyampaikan komitmennya untuk membawa Politeknik STIA LAN Jakarta menjadi institusi pendidikan tinggi yang unggul dan relevan dengan kebutuhan zaman. Ia menekankan penguatan kurikulum berbasis kompetensi, pemanfaatan teknologi digital dalam pembelajaran, serta peningkatan kolaborasi dengan instansi pemerintah dan mitra strategis.
Acara pelantikan turut dihadiri oleh pejabat struktural tingkat madya dan pratama di lingkungan LAN, civitas akademika, serta tamu undangan lainnya. Suasana berlangsung khidmat dan penuh harapan terhadap arah baru kepemimpinan Politeknik STIA LAN Jakarta ke depan.
Dengan pelantikan ini, Politeknik STIA LAN Jakarta diharapkan semakin memperkuat kontribusinya dalam pengembangan ilmu administrasi negara serta mendukung terwujudnya birokrasi yang profesional, efektif, dan melayani.
Acara ditutup dengan doa bersama dan ramah tamah sebagai simbol dimulainya kepemimpinan baru yang diharapkan membawa kemajuan bagi institusi dan bangsa.





