{"id":16335,"date":"2026-10-27T10:13:33","date_gmt":"2026-10-27T03:13:33","guid":{"rendered":"https:\/\/stialan.ac.id\/v3\/?p=16335"},"modified":"2026-10-27T10:13:36","modified_gmt":"2026-10-27T03:13:36","slug":"perkuat-kompetensi-mahasiswa-politeknik-stia-lan-jakarta-gelar-studi-lapangan-dan-kuliah-umum-ke-kementerian-panrb","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/stialan.ac.id\/v3\/perkuat-kompetensi-mahasiswa-politeknik-stia-lan-jakarta-gelar-studi-lapangan-dan-kuliah-umum-ke-kementerian-panrb\/","title":{"rendered":"Perkuat Kompetensi Mahasiswa, Politeknik STIA LAN Jakarta Gelar Studi Lapangan dan Kuliah Umum ke Kementerian PANRB"},"content":{"rendered":"\n<figure class=\"wp-block-image size-large\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"1024\" height=\"576\" src=\"https:\/\/stialan.ac.id\/v3\/wp-content\/uploads\/2026\/10\/1-5-1024x576.jpeg\" alt=\"\" class=\"wp-image-16336\" srcset=\"https:\/\/stialan.ac.id\/v3\/wp-content\/uploads\/2026\/10\/1-5-1024x576.jpeg 1024w, https:\/\/stialan.ac.id\/v3\/wp-content\/uploads\/2026\/10\/1-5-300x169.jpeg 300w, https:\/\/stialan.ac.id\/v3\/wp-content\/uploads\/2026\/10\/1-5-768x432.jpeg 768w, https:\/\/stialan.ac.id\/v3\/wp-content\/uploads\/2026\/10\/1-5-2048x1152.jpeg 2048w, https:\/\/stialan.ac.id\/v3\/wp-content\/uploads\/2026\/10\/1-5-1536x864.jpeg 1536w, https:\/\/stialan.ac.id\/v3\/wp-content\/uploads\/2026\/10\/1-5-400x225.jpeg 400w, https:\/\/stialan.ac.id\/v3\/wp-content\/uploads\/2026\/10\/1-5-800x450.jpeg 800w, https:\/\/stialan.ac.id\/v3\/wp-content\/uploads\/2026\/10\/1-5-1200x675.jpeg 1200w\" sizes=\"auto, (max-width: 1024px) 100vw, 1024px\" \/><\/figure>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><strong>Jakarta<\/strong> &#8211; Mahasiswa Program Sarjana Terapan Manajemen Sumber Daya Manusia Aparatur Politeknik STIA LAN Jakarta melaksanakan kegiatan Kunjungan Studi Lapangan dan Kuliah Umum ke Sekretariat Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) dengan mengangkat tema <strong>\u201cTransformasi Manajemen SDM Aparatur Menuju ASN Profesional, Adaptif dan Berdaya Saing\u201d.<\/strong> Kegiatankunjungan ini dilaksanakan pada hari Senin (26\/10) di Jakarta.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Kegiatan ini dilaksanakan dalam rangka memenuhi tugas mata kuliah Manajemen Sumber Daya Manusia Sektor Publik. Melalui kegiatan ini, mahasiswa diharapkan mampu menghubungkan teori yang dipelajari di ruang perkuliahan dengan praktik kebijakan pengelolaan sumber daya manusia aparatur di lingkungan pemerintahan.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Kegiatan diawali dengan sambutan dari dosen pengampu mata kuliah, Dr. Ir. Gusti Anisa Wulandari, S.T., M.T., yang menyampaikan pentingnya pembelajaran berbasis praktik dalam meningkatkan pemahaman mahasiswa terhadap dinamika pengelolaan SDM sektor publik.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Dalam sambutannya, dosen pengampu menekankan bahwa kunjungan studi lapangan dan kuliah umum merupakan bagian penting dari proses pembelajaran untuk memperluas wawasan mahasiswa, khususnya dalam memahami implementasi kebijakan manajemen ASN secara langsung. Mahasiswa tidak hanya dituntut menguasai teori dan konsep akademik, tetapi juga perlu memahami tantangan, proses, serta berbagai pertimbangan yang dihadapi oleh instansi pemerintah dalam mengelola sumber daya manusia aparatur.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Ia juga berharap agar mahasiswa dapat memanfaatkan kesempatan tersebut untuk berdiskusi secara aktif, menggali informasi dari para praktisi dan pembuat kebijakan, serta mengembangkan kemampuan berpikir kritis dan analitis. Informasi dan pengalaman yang diperoleh selama kegiatan diharapkan menjadi bahan yang bermanfaat dalam penyusunan tugas kelompok mata kuliah Manajemen Sumber Daya Manusia Sektor Publik.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Selanjutnya, pemaparan materi disampaikan oleh Junaidi Sinaga dari Tim Asisten Deputi Pengembangan Sistem Merit dan Evaluasi Manajemen ASN beserta Tim dari Kementerian PANRB lainnya yang membahas manajemen talenta, pengembangan kompetensi, nilai dasar ASN BerAKHLAK, dan kebijakan manajemen SDM aparatur. Sebelumnya disampaikan Kementerian PANRB menyambut baik kunjungan akademik mahasiswa Politeknik STIA LAN Jakarta sebagai bagian dari upaya memperkuat hubungan antara dunia pendidikan dan praktik penyelenggaraan pemerintahan.<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">Penyelenggaraan Sistem Merit dalam Manajemen ASN<\/h2>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Salah satu materi penting yang menjadi perhatian dalam kegiatan ini adalah penyelenggaraan <strong>sistem merit dalam manajemen ASN<\/strong>. Sistem merit merupakan prinsip pengelolaan ASN yang didasarkan pada kualifikasi, kompetensi, potensi, kinerja, dan integritas secara adil serta objektif, tanpa diskriminasi maupun intervensi yang tidak sesuai dengan ketentuan.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Penerapan sistem merit menjadi landasan penting untuk memastikan bahwa setiap proses manajemen ASN, mulai dari perencanaan kebutuhan pegawai, rekrutmen dan seleksi, penempatan, pengembangan karier, promosi, hingga penilaian kinerja, dilaksanakan berdasarkan kriteria yang relevan dengan kebutuhan organisasi dan persyaratan jabatan.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Penyelenggaraan sistem merit juga diarahkan untuk menciptakan tata kelola kepegawaian yang transparan, akuntabel, dan berkeadilan. Dengan sistem tersebut, ASN diharapkan memperoleh kesempatan pengembangan karier berdasarkan kompetensi dan kinerja, sedangkan instansi pemerintah dapat menempatkan pegawai sesuai dengan kebutuhan organisasi dan karakteristik jabatan.<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">Manajemen Talenta ASN: Dari Regulasi ke Implementasi<\/h2>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Materi berikutnya membahas <strong>manajemen talenta ASN: dari regulasi ke implementasi<\/strong>. Manajemen talenta merupakan pendekatan strategis dalam pengelolaan SDM aparatur untuk mengidentifikasi, memetakan, mengembangkan, mempertahankan, dan menempatkan talenta sesuai kebutuhan organisasi serta potensi yang dimiliki pegawai.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Implementasi manajemen talenta tidak berhenti pada penyusunan regulasi atau pemetaan pegawai. Penerapannya memerlukan proses yang terintegrasi, mulai dari identifikasi potensi dan kompetensi, penilaian kinerja, pemetaan talenta, penyusunan rencana pengembangan, hingga penyiapan suksesi dan pengisian jabatan sesuai ketentuan yang berlaku.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Dalam konteks organisasi pemerintahan, manajemen talenta diharapkan dapat membantu instansi memperoleh gambaran yang lebih komprehensif mengenai ketersediaan SDM, kebutuhan kompetensi, serta kesiapan pegawai untuk menduduki jabatan tertentu. Pendekatan ini juga mendukung perencanaan suksesi agar keberlangsungan kepemimpinan dan pelaksanaan tugas organisasi dapat terjaga.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Pembahasan dari aspek regulasi ke implementasi memberikan pemahaman kepada mahasiswa bahwa keberhasilan manajemen talenta memerlukan komitmen pimpinan, data kepegawaian yang berkualitas, sistem penilaian yang objektif, serta keterpaduan antara kebutuhan organisasi dan pengembangan karier pegawai.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Melalui materi ini, mahasiswa diharapkan mampu memahami hubungan antara sistem merit dan manajemen talenta. Sistem merit memberikan prinsip dasar pengelolaan ASN yang objektif dan adil, sedangkan manajemen talenta menjadi salah satu pendekatan strategis untuk mengoptimalkan potensi pegawai dan memenuhi kebutuhan organisasi pemerintahan.<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">Penguatan Core Values ASN BerAKHLAK<\/h2>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Kuliah umum ini juga membahas pentingnya penguatan <strong>core values ASN BerAKHLAK<\/strong> sebagai nilai dasar dan pedoman perilaku bagi aparatur sipil negara dalam menjalankan tugas dan memberikan pelayanan kepada masyarakat.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">BerAKHLAK merupakan akronim dari Berorientasi Pelayanan, Akuntabel, Kompeten, Harmonis, Loyal, Adaptif, dan Kolaboratif. Nilai-nilai tersebut menjadi landasan bagi ASN dalam membangun budaya kerja yang profesional, berintegritas, dan berorientasi pada kepentingan publik.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Berorientasi Pelayanan menekankan komitmen ASN untuk memberikan pelayanan yang berkualitas dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat. Akuntabel mengandung tanggung jawab atas pelaksanaan tugas dan penggunaan sumber daya. Kompeten mendorong ASN untuk terus belajar dan meningkatkan kemampuan, sedangkan Harmonis menekankan penghargaan terhadap keberagaman dan hubungan kerja yang baik.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Selanjutnya, Loyal berkaitan dengan komitmen terhadap Pancasila, Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945, Negara Kesatuan Republik Indonesia, serta pemerintahan yang sah sesuai ketentuan. Adaptif mendorong kemampuan menghadapi perubahan dan mengembangkan inovasi, sementara Kolaboratif menekankan pentingnya kerja sama untuk mencapai tujuan bersama.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Penguatan nilai dasar ASN tidak hanya berkaitan dengan pemahaman terhadap setiap nilai, tetapi juga penerapannya dalam perilaku kerja sehari-hari. Nilai-nilai tersebut perlu tercermin dalam proses pengambilan keputusan, interaksi ant pegawai, pelaksanaan tugas, serta pemberian pelayanan publik.<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">Urgensi Pengembangan Kompetensi ASN<\/h2>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Materi mengenai urgensi pengembangan kompetensi ASN turut memperkaya pemahaman mahasiswa tentang pentingnya pembelajaran berkelanjutan dalam organisasi pemerintahan. Perubahan lingkungan strategis, perkembangan teknologi digital, kompleksitas permasalahan publik, serta meningkatnya harapan masyarakat menuntut ASN untuk terus memperbarui pengetahuan, keterampilan, dan sikap profesional.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Pengembangan kompetensi merupakan bagian penting dari manajemen SDM aparatur karena berperan dalam memastikan kesesuaian kemampuan pegawai dengan tuntutan jabatan dan kebutuhan organisasi. Pengembangan tersebut dapat dilakukan melalui pendidikan dan pelatihan, pembelajaran mandiri, pendampingan atau mentoring, coaching, pembelajaran di tempat kerja, serta berbagai bentuk pengembangan lain yang relevan.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Pengembangan kompetensi juga perlu dilaksanakan berdasarkan hasil analisis kebutuhan organisasi dan kesenjangan kompetensi pegawai. Dengan pendekatan tersebut, program pengembangan tidak hanya menjadi kegiatan administratif, tetapi dapat diarahkan untuk meningkatkan kinerja individu, efektivitas organisasi, dan kualitas pelayanan publik.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Dalam konteks transformasi digital, ASN juga perlu mengembangkan literasi digital, kemampuan analisis data, komunikasi, kolaborasi, pemecahan masalah, serta kemampuan beradaptasi terhadap perubahan. Kompetensi tersebut semakin penting agar aparatur mampu bekerja secara efektif, memanfaatkan teknologi secara tepat, dan menghasilkan inovasi yang memberikan manfaat bagi masyarakat.<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">Kebijakan Manajemen SDM Aparatur dalam Mendukung Reformasi Birokrasi<\/h2>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Pembahasan selanjutnya mencakup kebijakan manajemen SDM aparatur sebagai instrumen strategis untuk mewujudkan birokrasi yang profesional, efektif, akuntabel, dan berorientasi pada hasil. Kebijakan tersebut mencakup berbagai aspek pengelolaan ASN, mulai dari perencanaan kebutuhan pegawai, pengadaan, pengembangan kompetensi, pengelolaan kinerja, pengembangan karier, kesejahteraan, hingga penerapan sistem merit dan manajemen talenta.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Transformasi manajemen SDM aparatur memerlukan keterpaduan antara kebijakan, kelembagaan, proses bisnis, data kepegawaian, dan kapasitas sumber daya manusia. Kebijakan yang baik perlu didukung implementasi yang konsisten, koordinasi antarinstansi, pemanfaatan teknologi, serta evaluasi berkelanjutan untuk memastikan pencapaian tujuan organisasi.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Dalam pelaksanaannya, pengelolaan SDM aparatur juga perlu memperhatikan kesesuaian antara kebutuhan organisasi dan kompetensi pegawai. Penempatan yang tepat, pengembangan karier yang objektif, pengelolaan kinerja yang terukur, serta budaya kerja yang mendukung inovasi menjadi bagian penting dalam membangun birokrasi yang responsif terhadap kebutuhan masyarakat.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Kegiatan studi lapangan dan kuliah umum dilengkapi dengan sesi diskusi antara mahasiswa dan Tim dari Kementerian PANRB. Sesi ini menjadi bagian penting dari proses pembelajaran karena memberikan ruang bagi mahasiswa untuk memperdalam materi, mengklarifikasi konsep, serta menggali informasi yang relevan dengan tugas mata kuliah Manajemen Sumber Daya Manusia Sektor Publik.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Dalam diskusi tersebut, mahasiswa dapat mengeksplorasi keterkaitan antara penyelenggaraan sistem merit, manajemen talenta, pengembangan kompetensi, nilai dasar ASN BerAKHLAK, dan kebijakan manajemen SDM aparatur. Pembahasan tersebut membantu mahasiswa melihat bahwa berbagai instrumen manajemen ASN saling berkaitan dalam mendukung pencapaian tujuan organisasi dan peningkatan kualitas pelayanan publik.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Melalui interaksi langsung dengan praktisi dan pembuat kebijakan, mahasiswa juga memperoleh kesempatan untuk mengembangkan keterampilan komunikasi akademik, menyusun pertanyaan yang relevan, melakukan penggalian informasi, serta memahami perspektif implementasi kebijakan di lingkungan pemerintahan.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Hasil diskusi diharapkan menjadi bahan bagi mahasiswa untuk melakukan analisis secara lebih mendalam, membandingkan konsep teoretis dengan praktik kebijakan, dan menyusun rekomendasi berdasarkan informasi yang diperoleh. Dengan demikian, tugas kelompok yang disusun tidak hanya menggambarkan pemahaman konseptual, tetapi juga menunjukkan kemampuan mahasiswa dalam mengidentifikasi persoalan dan menganalisis tantangan pengelolaan SDM sektor publik.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Kegiatan ini sekaligus memperkuat sinergi antara perguruan tinggi dan instansi pemerintah dalam mendukung pengembangan sumber daya manusia yang berkualitas. Kolaborasi tersebut penting untuk memastikan bahwa proses pendidikan menghasilkan lulusan yang tidak hanya menguasai konsep dan teori, tetapi juga memiliki pemahaman praktis serta kesiapan menghadapi kebutuhan organisasi sektor publik.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Pada akhirnya, kegiatan ini diharapkan dapat memberikan pengalaman belajar yang bermakna bagi mahasiswa sekaligus mempersiapkan mereka menjadi calon pengelola SDM aparatur yang profesional, adaptif, berintegritas, dan berdaya saing dalam mendukung terwujudnya tata kelola pemerintahan yang efektif serta pelayanan publik yang berkualitas.<\/p>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-gallery has-nested-images columns-default is-cropped wp-block-gallery-1 is-layout-flex wp-block-gallery-is-layout-flex\">\n<figure class=\"wp-block-image size-large\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"1024\" height=\"576\" data-id=\"16338\" src=\"https:\/\/stialan.ac.id\/v3\/wp-content\/uploads\/2026\/10\/2-4-1024x576.jpeg\" alt=\"\" class=\"wp-image-16338\" srcset=\"https:\/\/stialan.ac.id\/v3\/wp-content\/uploads\/2026\/10\/2-4-1024x576.jpeg 1024w, https:\/\/stialan.ac.id\/v3\/wp-content\/uploads\/2026\/10\/2-4-300x169.jpeg 300w, https:\/\/stialan.ac.id\/v3\/wp-content\/uploads\/2026\/10\/2-4-768x432.jpeg 768w, https:\/\/stialan.ac.id\/v3\/wp-content\/uploads\/2026\/10\/2-4-1536x864.jpeg 1536w, https:\/\/stialan.ac.id\/v3\/wp-content\/uploads\/2026\/10\/2-4-400x225.jpeg 400w, https:\/\/stialan.ac.id\/v3\/wp-content\/uploads\/2026\/10\/2-4-2048x1152.jpeg 2048w, https:\/\/stialan.ac.id\/v3\/wp-content\/uploads\/2026\/10\/2-4-800x450.jpeg 800w, https:\/\/stialan.ac.id\/v3\/wp-content\/uploads\/2026\/10\/2-4-1200x675.jpeg 1200w\" sizes=\"auto, (max-width: 1024px) 100vw, 1024px\" \/><\/figure>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image size-large\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"1024\" height=\"576\" data-id=\"16342\" src=\"https:\/\/stialan.ac.id\/v3\/wp-content\/uploads\/2026\/10\/3-4-1024x576.jpeg\" alt=\"\" class=\"wp-image-16342\" srcset=\"https:\/\/stialan.ac.id\/v3\/wp-content\/uploads\/2026\/10\/3-4-1024x576.jpeg 1024w, https:\/\/stialan.ac.id\/v3\/wp-content\/uploads\/2026\/10\/3-4-300x169.jpeg 300w, https:\/\/stialan.ac.id\/v3\/wp-content\/uploads\/2026\/10\/3-4-768x432.jpeg 768w, https:\/\/stialan.ac.id\/v3\/wp-content\/uploads\/2026\/10\/3-4-1536x864.jpeg 1536w, https:\/\/stialan.ac.id\/v3\/wp-content\/uploads\/2026\/10\/3-4-400x225.jpeg 400w, https:\/\/stialan.ac.id\/v3\/wp-content\/uploads\/2026\/10\/3-4-800x450.jpeg 800w, https:\/\/stialan.ac.id\/v3\/wp-content\/uploads\/2026\/10\/3-4-1200x675.jpeg 1200w\" sizes=\"auto, (max-width: 1024px) 100vw, 1024px\" \/><\/figure>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image size-large\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"1024\" height=\"576\" data-id=\"16344\" src=\"https:\/\/stialan.ac.id\/v3\/wp-content\/uploads\/2026\/10\/4-4-1024x576.jpeg\" alt=\"\" class=\"wp-image-16344\" srcset=\"https:\/\/stialan.ac.id\/v3\/wp-content\/uploads\/2026\/10\/4-4-1024x576.jpeg 1024w, https:\/\/stialan.ac.id\/v3\/wp-content\/uploads\/2026\/10\/4-4-768x432.jpeg 768w, https:\/\/stialan.ac.id\/v3\/wp-content\/uploads\/2026\/10\/4-4-300x169.jpeg 300w, https:\/\/stialan.ac.id\/v3\/wp-content\/uploads\/2026\/10\/4-4-1536x864.jpeg 1536w, https:\/\/stialan.ac.id\/v3\/wp-content\/uploads\/2026\/10\/4-4-2048x1152.jpeg 2048w, https:\/\/stialan.ac.id\/v3\/wp-content\/uploads\/2026\/10\/4-4-400x225.jpeg 400w, https:\/\/stialan.ac.id\/v3\/wp-content\/uploads\/2026\/10\/4-4-800x450.jpeg 800w, https:\/\/stialan.ac.id\/v3\/wp-content\/uploads\/2026\/10\/4-4-1200x675.jpeg 1200w\" sizes=\"auto, (max-width: 1024px) 100vw, 1024px\" \/><\/figure>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image size-large\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"1024\" height=\"576\" data-id=\"16340\" src=\"https:\/\/stialan.ac.id\/v3\/wp-content\/uploads\/2026\/10\/5-3-1024x576.jpeg\" alt=\"\" class=\"wp-image-16340\" srcset=\"https:\/\/stialan.ac.id\/v3\/wp-content\/uploads\/2026\/10\/5-3-1024x576.jpeg 1024w, https:\/\/stialan.ac.id\/v3\/wp-content\/uploads\/2026\/10\/5-3-300x169.jpeg 300w, https:\/\/stialan.ac.id\/v3\/wp-content\/uploads\/2026\/10\/5-3-768x432.jpeg 768w, https:\/\/stialan.ac.id\/v3\/wp-content\/uploads\/2026\/10\/5-3-1536x864.jpeg 1536w, https:\/\/stialan.ac.id\/v3\/wp-content\/uploads\/2026\/10\/5-3-2048x1152.jpeg 2048w, https:\/\/stialan.ac.id\/v3\/wp-content\/uploads\/2026\/10\/5-3-400x225.jpeg 400w, https:\/\/stialan.ac.id\/v3\/wp-content\/uploads\/2026\/10\/5-3-1200x675.jpeg 1200w, https:\/\/stialan.ac.id\/v3\/wp-content\/uploads\/2026\/10\/5-3-800x450.jpeg 800w\" sizes=\"auto, (max-width: 1024px) 100vw, 1024px\" \/><\/figure>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image size-large\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"1024\" height=\"576\" data-id=\"16348\" src=\"https:\/\/stialan.ac.id\/v3\/wp-content\/uploads\/2026\/10\/6-2-1024x576.jpeg\" alt=\"\" class=\"wp-image-16348\" srcset=\"https:\/\/stialan.ac.id\/v3\/wp-content\/uploads\/2026\/10\/6-2-1024x576.jpeg 1024w, https:\/\/stialan.ac.id\/v3\/wp-content\/uploads\/2026\/10\/6-2-300x169.jpeg 300w, https:\/\/stialan.ac.id\/v3\/wp-content\/uploads\/2026\/10\/6-2-768x432.jpeg 768w, https:\/\/stialan.ac.id\/v3\/wp-content\/uploads\/2026\/10\/6-2-1536x864.jpeg 1536w, https:\/\/stialan.ac.id\/v3\/wp-content\/uploads\/2026\/10\/6-2-2048x1152.jpeg 2048w, https:\/\/stialan.ac.id\/v3\/wp-content\/uploads\/2026\/10\/6-2-400x225.jpeg 400w, https:\/\/stialan.ac.id\/v3\/wp-content\/uploads\/2026\/10\/6-2-800x450.jpeg 800w, https:\/\/stialan.ac.id\/v3\/wp-content\/uploads\/2026\/10\/6-2-1200x675.jpeg 1200w\" sizes=\"auto, (max-width: 1024px) 100vw, 1024px\" \/><\/figure>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image size-large\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"1024\" height=\"576\" data-id=\"16346\" src=\"https:\/\/stialan.ac.id\/v3\/wp-content\/uploads\/2026\/10\/7-1-1024x576.jpeg\" alt=\"\" class=\"wp-image-16346\" srcset=\"https:\/\/stialan.ac.id\/v3\/wp-content\/uploads\/2026\/10\/7-1-1024x576.jpeg 1024w, https:\/\/stialan.ac.id\/v3\/wp-content\/uploads\/2026\/10\/7-1-300x169.jpeg 300w, https:\/\/stialan.ac.id\/v3\/wp-content\/uploads\/2026\/10\/7-1-768x432.jpeg 768w, https:\/\/stialan.ac.id\/v3\/wp-content\/uploads\/2026\/10\/7-1-2048x1152.jpeg 2048w, https:\/\/stialan.ac.id\/v3\/wp-content\/uploads\/2026\/10\/7-1-1536x864.jpeg 1536w, https:\/\/stialan.ac.id\/v3\/wp-content\/uploads\/2026\/10\/7-1-1200x675.jpeg 1200w, https:\/\/stialan.ac.id\/v3\/wp-content\/uploads\/2026\/10\/7-1-400x225.jpeg 400w, https:\/\/stialan.ac.id\/v3\/wp-content\/uploads\/2026\/10\/7-1-800x450.jpeg 800w\" sizes=\"auto, (max-width: 1024px) 100vw, 1024px\" \/><\/figure>\n<\/figure>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Jakarta &#8211; Mahasiswa Program Sarjana Terapan Manajemen Sumber Daya Manusia Aparatur Politeknik<span class=\"excerpt-more\"><\/span><\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":0,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[26],"tags":[],"class_list":["post-16335","post","type-post","status-publish","format-standard","hentry","category-akademik"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/stialan.ac.id\/v3\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/16335","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/stialan.ac.id\/v3\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/stialan.ac.id\/v3\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/stialan.ac.id\/v3\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/stialan.ac.id\/v3\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=16335"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/stialan.ac.id\/v3\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/16335\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":16350,"href":"https:\/\/stialan.ac.id\/v3\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/16335\/revisions\/16350"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/stialan.ac.id\/v3\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=16335"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/stialan.ac.id\/v3\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=16335"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/stialan.ac.id\/v3\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=16335"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}