Prosedur tata kelola sebagai strategi partnership building

Heru Wibowo

Abstract


Public policy management aims to produce good governance policies in modern society. However, with the diversity of public and governmental thinking it is necessary to find commonly agreed governance practices. Governance becomes a strategic aspect in building public trust to the government. It is this belief which, when grown in turn becomes a strategic supporting factor in building community-based partnerships, the success of building public trust will have an impact on the success of building partnerships, and vice versa. Governance is one of the strategies in partnership building that needs trust building support. This paper aims to find solutions to solving bureaucratic problems and political problems. For that will be analyzed supporting elements such as professionalism, paradigm implementation Civil Servants partner proportionally. The strategy includes fostering internal and external aspects that are relevant in realizing the partnership.


Keywords: partnership, strategy, partnership building


Full Text:

PDF

References


Asgart, S. M. (2003). Politisasi Sara:Dari Masa Orba Ke Masa Transisi Demokrasi.

Bahri, S. (2011). Hubungan Gaya Kepemimpinan Dengan Kinerja Pegawai Pemerintah (Kasus Suku Dinas Peternakan, Perikanan, dan Kelautan Kota Administrasi Jakarta Utara).

Barata, A. A. (2003). Dasar-dasar pelayanan prima. Elex Media Komputindo.

Gunawan, I. (2013). Metode penelitian kualitatif. Jakarta:Bumi Aksara.

Habibi, M. M. (2016). Analisis Pelaksanaan Desentralisasi Dalam Otonomi Daerah Kota/Kabupaten. Jurnal Ilmiah Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan, 28 (2).

Hendricks, W. (2000). Bagaimana mengelola konflik:petunjuk praktis untuk manajemen konflik yang efektif. Jakarta:Bumi Aksara.

Hidayat, K., & Widjanarko, P. (2008). Reinventing Indonesia:menemukan kembali masa depan bangsa. PT Mizan Publika. government. Reading Mass. Adison Wesley Public Comp.

Revida, E. (2008). Penataan Ulang Birokrasi dan Kualitas Pelayanan

Publik di Era Otonomi Daerah.

Sahuri, C. (2013). Membangun Kepercayaan Publik melalui Pelayanan Publik yang Berkualitas. JIANA (Jurnal Ilmu Administrasi Negara), 9 (01).

Kartakusumah, B. (2006). Pemimpin adiluhung:genealogi kepemimpinan kontemporer. Teraju.

Kartasasmita, G. (1996). Pembangunan untuk rakyat:memadukan pertumbuhan dan pemerataan. Cides.

Ma’arif, S. (2013). Konteks Politis Administratif Dalam Reformasi Pelayanan Publik Di Daerah. Natapraja, 1 (1).

Moeliono, M., Wollenberg, E., & Limberg, G. (Eds.). (2009). Desentralisasi tata kelola hutan:politik, ekonomi dan perjuangan untuk menguasai hutan di Kalimantan, Indonesia. CIFOR.

Mustopadidjaja. (1997). Paradigma- Paradigma Pembangunan. Jakarta:Lembaga Administrasi Negara.

Negara, L. A. (2003). Penyusunan Standar Pelayanan Publik. Lembaga tsb.

Nurdiaman, A. (2007). Pendidikan Kewarganegaraan:Kecakapan Berbangsa dan Bernegara. PT Grafindo Media Pratama.

Osborne, D., & Gaebler, T. (1992). Reinventing government:How the entrepreneurial spirit is transforming

Savas, E. S. (1983). Public and Private— The Record. Government Union, 31- 47.

Senge, P. M. (2006). The fifth discipline:The art and practice of the

learning organization. Crown Pub.

Subarsono,2005.Analisis Kebijakan Publik Beserta Konsep,Teori dan Aplikasinya Di Indonesia, Yogyakarta:Pustaka Pelajar.

Susiloadi, P . (2006). Peranan Pemerintah dan Partisipasi Masyarakat dalam Pelayanan Publik. Jurnal Ilmiah Administrasi Publik, 2.

Tampubolon, B. D. (2007). Analisis faktor gaya kepemimpinan dan faktor etos kerja terhadap kinerja pegawai pada organisasi yang telah menerapkan SNI 19-9001-2001. Jurnal standardisasi, 9 (3), 106-115.

Taylor, S. J., & Bogdan, R. (1984). Introduction to qualitative research methods:The search for meaning.

Thoha, M. (2002). Reformasi birokrasi pemerintah. In Paper dipresentasikan pada acara Seminar Good governance, Bappenas (V ol. 24).

Tjahjono, H. K. (2004). Hubungan budaya organisasional, keefektifan organisasional dan kepemimpinan:telaah perspektif untuk riset. KOMPAK, 10, 132-148.

W . R. (2012). Inkonsistensi Paradigma Otonomi Daerah Di Indonesia:Dilema Sentralisasi Atau Desentralisasi. Jurnal Konstitusi, 9 (4).

Yani, A. (2015). Implementasi Undang Undang Nomor 5 Tahun 2014 Tentang Aparatur Sipil Negara Terhadap Hak Hak Pegawai Pemerintah Dengan Perjanjian Kerja (PPPK). Dedikasi Jurnal Mahasiswa, 2 (2), 675-685.




DOI: https://doi.org/10.32834/gg.v13i1.32

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Secretariat

Gedung Sekolah Tinggi Ilmu Administrasi LAN Jakarta

Jl. Administrasi II, Pejompongan, Jakarta Pusat 10260

Phone: (021) 532 6396

jurnalgg@stialan.ac.id

View My Stats