Kerangka kerja untuk pengelolaan sumber daya pertanian, kemitraan, peningkatan kesejahteraan dan fasilitasi perluasan lapangan kerja bagi perempuan

Vita Cornelius

Abstract


To support economic growth and stability, the development of the agricultural sector is directed at increasing agricultural production and added value, expanding employment opportunities and increasing the income of most members of the community, ie women farmers. By using the above ideas, this paper takes the form of descriptive analysis to find the direction of explanation of the events experienced by the people of Indonesia. Subsequent events are organized into governance frameworks to address the problems occurring in Indonesia. Governments should continue to provide mutual support and engage women's cooperatives for collective decision-making to address unemployment and the poverty line. In addition we can not deny again that with the characteristics of Indonesia is very unique it is necessary role of Food SOEs to exist in the national food management. It takes the scope of cooperation through the MoU in order to benefit both parties in order to meet the regulations in their respective countries as well as to facilitate communication and exchange of information from the governments of both countries.


Keywords: village, village administration, Decentralization


Full Text:

PDF

References


Nugroho, R., (2011). Gender Dan Strategi Pengurus Di Indonesia. Yogyakarta:Pustaka Pelajar.

Syafi'i, I. (2016). Konflik Agraria Di Indonesia:Catatan Reflektif Konflik Perkebunan Sawit Di Kotawaringin Timur. Jurnal Masyarakat dan Budaya, 18 (3), 97-114.

Saptomo, A. (2010). Hukum dan kearifan lokal:revitalisasi hukum adat Nusantara. Grasindo.

Rachman, N. F., Mary, S. R., Arizona, Y., & Firmansyah, N. (2012). Kajian Kritis Atas Peraturan Menteri Agraria/Kepala Badan Pertanahan Nasional Nomor 5 Tahun 1999 tentang Pedoman Penyelesaian Permasalahan Hak Ulayat Masyarakat Hukum Adat. Kertas Kerja Epistema Institute No. 01/2012.

Hanafie, R. (2010). Pengantar ekonomi pertanian. Penerbit Andi.

Puspitasari, N., Puspitawati, H., & Herawati, T. (2014). Peran Gender, Kontribusi Ekonomi Perempuan, dan Kesejahteraan Keluarga Petani Hortikultura. Jurnal Ilmu Keluarga dan Konsumen, 6 (1).

Rahima, S. (2006). Perempuan Bekerja, Dilema Tak Berujung. Diakses pada tanggal, 5.

Zehra. (2008). The Economic Contribution of Pakistan Women Through Unpain Labor. Pakistan: Society for Alternative Media and Research.

Prasojo, E., & Kurniawan, T. (2008). Reformasi Birokrasi dan Good governance:Kasus Best Practices dari Sejumlah Daerah di Indonesia. Dipresentasikan dalam The 5th International Symposium of Journal Antropologi Indonesia.

Nugroho, R. (2011). Public Policy:Dinamika Kebijakan, Analisis Kebijakan, Manajemen Kebijakan. Jakarta:Elex Media Komputindo.

Newberry, J. (2012). Back door Java: negara, rumah tangga, dan kampung di keluarga Jawa. Yayasan Pustaka Obor Indonesia.

Ihromi, T. O., Irianto, S., & Luhulima, A. S. (2000). Penghapusan diskriminasi terhadap wanita. Penerbit Alumni.

Tinker, I. (Ed.). (1990). Persistent inequalities: Women and world development. New York: Oxford University Press.

Sumaryanto, R, Pasaribu, S, Tarnyoto, A., dan Sayaka. B., (1994). Studi dinamika penguasaan lahan dan kesempatan kerja. Patanas. PSE, Bogor.

Lasswell, M. E., & Lasswell, T. E. (1987). Marriage and the Family. Wadsworth Pub. Co..

Megawangi, R. (1999). Membiarkan berbeda:Sudut Pandang Baru tentang Relasi Gender.Bandung:Mizan

Puspitasari, N., Puspitawati, H., & Herawati, T. (2014). Peran Gender, Kontribusi Ekonomi Perempuan, dan Kesejahteraan Keluarga Petani Hortikultura. Jurnal Ilmu Keluarga dan Konsumen, 6 (1).

Djajanto, P. (2011). BUMN Motor Ketahanan Pangan. Buletin GP3K, No.3, hal 9, OktoberNovember 2011

Sjamsuddin, S. (2006). Kepemerintahan dan Kemitraan. Malang:CV . Sofa Mandiri.

Sunarti, E., & Khomsan, A. (2006). Kesejahteraan keluarga petani, mengapa sulit diwujudkan. Institut Pertanian Bobor (IPB). Bogor.

Gulo, W. (2002). Metodologi penelitian. Grasindo.

Prahalad, C.K., (2005). The Fortune at The Bottom of The Pyramid. Eradicating Poverty Through Profits. Wharton School Publishing. USA.

Anggoro, (2011). Politik Pembangunan Pangan Indonesia Dalam Menghadapi Era Globalisasi Dan Meningkatkan Kesejahteraan Petani Indonesia.series of lecture dalam rangka LUSTRUM XIII Fakultas Pertanian UGM

Sirait, M., Fay, C., & Kusworo, A. (1999, September). Bagaimana hak-hak masyarakat hukum adat dalam mengelola sumber daya alam diatur. In Forestry Roundtable Discussion, Wisma PKBI (20 Oct 1999) and at the

Seminar Perencanaan Tata Ruang Secara Partisipatif (WATALA and BAPPENAS, Propinsi Lampung, 11 Oct 2000).

Silalahi, D., & VIII, S. P. H. N. (2003, July). Pembangunan Berkelanjutan Dalam Rangka Pengelolaan (Termasuk Perlindungan) Sumber Daya Alam Y ang Berbasis Pembangunan Sosial Dan Ekonomi. In Makalah Seminar Pembangunan Hukum Nasional VIII, Badan Pembinaan Hukum Nasional, Denpasar.




DOI: https://doi.org/10.32834/gg.v13i1.28

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Secretariat

Gedung Sekolah Tinggi Ilmu Administrasi LAN Jakarta

Jl. Administrasi II, Pejompongan, Jakarta Pusat 10260

Phone: (021) 532 6396

jurnalgg@stialan.ac.id

View My Stats