Pencegahan Importasi Limbah B3 Dan Sampah Ke Wilayah Indonesia

Iyan Suwargana

Abstract


Importasi limbah bahan berbahaya dan beracun (limbah B3) dan sampah ke wilayah Indonesia saat ini masih terjadi. Jumlah kontainer yang diimpor ke Indonesia sepanjang Januari 2018 hingga Januari 2020 mencapai ribuan kontainer (3.272 kontainer) yang diantaranya 1.662 kontainer berisi limbah B3 dan sampah yang dilarang diimpor ke Indonesia. Importasi limbah B3 dan sampah tersebut dimanipulasi dengan dinyatakan sebagai limbah Non B3 untuk bahan baku industri melalui pemalsuan dokumen impor. Hal tersebut berhubungan dengan upaya pencegahan importasi limbah B3 dan sampah ke Indonesia belum efektif. Dalam tulisan ini, penelitian ini bertujuan untuk mengkaji upaya pencegahan importasi limbah B3 dan sampah ke wilayah Indonesia yang dielaborasi melalui pendekatan pencegahan secara persuasif dan preventif. Metode penelitian yang dilakukan adalah metode kualitatif. Sumber data dan informasi diperoleh dengan menggunakan teknik sampling Snowball (bola salju) dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara, telaahan dokumen dan observasi lapangan. Selanjutnya data-data penelitian yang dihasilkan dikumpulkan, diolah dan dianalisis dengan menggunakan pendekatan teknik analisis data kualitatif model Miles dan Huberman dengan langkah-langkah reduksi data, penyajian data (data display) dan penarikan kesimpulan mengenai upaya pencegahan importasi limbah B3 dan sampah ke wilayah Indonesia. Hasil analisis atas data dan informasi yang didapat dari survei melalui wawancara terhadap 3 (tiga) Kementerian dan surveyor, telaahan dokumen dan observasi lapangan menunjukkan bahwa upaya pencegahan importasi limbah B3 dan sampah saat ini masih belum efektif dikarenakan penaatan terhadap peraturan yang masih rendah, sanksi yang belum tegas, ketentuan teknis tentang kriteria penetapan limbah B3, limbah Non B3 dan sampah masih bersifat umum, belum adanya pedoman dan panduan pemeriksaan limbah impor yang mudah dipahami serta masih adanya perbedaan presepsi atau belum adanya keseragaman pihak-pihak yang terkait mengenai pemahaman di dalam penentuan limbah yang boleh dan dilarang diimpor. Dengan demikian, perbaikan upaya pencegahan importasi limbah B3 dan sampah ke wilayah Indonesia sudah seharusnya dilakukan. Hasil penelitian ini merekomendasikan pencegahan importasi limbah B3 dan sampah dilakukan melalui pendekatan pencegahan secara persuasif dan preventif, yaitu pengaturan dan implementasi penaatan terhadap peraturan yang terkait importasi limbah B3, limbah Non B3 dan sampah yang lebih ketat serta adanya pedoman dan panduan pemeriksaan limbah Non B3 impor di negara muat yang aplikatif dan mudah dipahami oleh pemeriksa limbah.

Kata Kunci: Pencegahan, persuasif dan preventif, importasi, limbah dan sampah


Full Text:

PDF

References


Andrews, Alan. 2011. Beyond The Ban-Can The Basel Convention Adequately Safeguard The Interest of The World’s Poor In The International Trade of Hazardous Waste, Vol.25/2, Law Environment and Development Journal.

Bilo. D.,F.S. Istianto dan H.M. Triatmojo. 2015. Pertanggungjawaban Negara terhadap Kerugian dan Kerusakan Lingkungan Akibat Kegiatan Ekspor-Impor Limbah B3. Jurnal Manusia dan Lingkungan. 12(3):105-121.

Brooks, Amy L, Shunli Wang dan Jenna R. Jambeck. 2018. “The Chinese import ban and its impact on global plastic waste trade”. Science Advances, Vo;.4, No.6.

Chandra Gian Asmara, CNBC Indonesia. 2019. Catat janji Jokowi berantas sampah impor yang bikin resah. https://www.cnbcindonesia.com/news/ 20190828110720-4-95279/ catat-janji-jokowi-berantas-sampah-impor-yang-bikin-resah. 27 Agustus 2019.

Direktorat Jenderal Pengelolaan Sampah, Limbah dan B3 - KLHK. 2019. Pedoman Pemeriksaan Kontainer Importasi Limbah Ilegal. Emzir. 2010. Metodologi Penelitian Kualitatif : Analisis Data. Jakarta : Raja Grafindo.

Kate O'Neill. 2019. “reject plastic waste exports, wealthy nations seek solutions at home”. University of California, Berkeley.

Kementerian Keuangan. 2006. Undang-Undang RI Nomor 17 Tahun 2006 tentang Kepabeanan.

Kementerian Keuangan. 2015. Peraturan Menteri Keuangan Nomor 224/PMK.04/2015 tentang Pengawasan Terhadap Impor Atau Ekspor Barang Larangan dan/atau Pembatasan.

Kementerian Lingkungan Hidup. 2008. Undang – Undang RI Nomor : 18 Tahun 2009 tentang Pengelolaan Sampah.

Kementerian Lingkungan Hidup. 2009. Undang – Undang RI Nomor : 32 Tahun 2009 tentang Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup.

Kementerian Lingkungan Hidup. 2012. Peraturan Pemerintah RI Nomor : 81 Tahun 2012 tentang Pengelolaan Sampah Rumah Tangga dan Sampah Sejenis Sampah Rumah Tangga.

Kementerian Lingkungan Hidup. 2014. Peraturan Pemerintah RI Nomor : 101 Tahun 2014 tentang Pengelolaan Limbah Bahan Berbahaya dan Beracun.

Kementerian Perdagangan. 2019. Peraturan Menteri Perdagangan Nomor : 84 Tahun 2019 tentang Ketentuan Impor Limbah Non B3 Sebagai Bahan Baku Industri.

Kementerian Perdagangan. 2019. Peraturan Menteri Perdagangan Nomor : 92 tahun 2019 tentang Perubahan atas Peraturan Menteri Perdagangan Nomor : 84 tahun 2019 tentang Ketentuan Impor Limbah Non Bahan Berbahaya dan Beracun sebagai Bahan Baku Industri.

Kementerian Perdagangan. 2020.Peraturan Menteri Perdagangan Nomor 12 tahun 2020 tentang barang yang dilarang impor.

Lexi. J. Moleong. M.A. 2001. Metodologi Penelitian Kualtatif. Bandung : Rosda Karya.

Lipman, Z. 2012. ”A dirty dilemma: The hazardous waste trade”, Harvard International Review 20020101.

Machemzie and David A. 2011. “Introduction to Environmental Engineering”, 2nd ed., McGraw-Hill Inc. Publ. Co, New York.

Mei Isyrin. 2020. Analisis Dampak Impor Sampah Plastik terhadap Masyarakat dan Lingkungan Hidup di Indonesia. Jurnal UNISIA. Researchgate.net/Publication/ 339603074.

Miles & Huberman. 1992. Analisis Data Kualitatif. Jakarta. UI-Press.




DOI: https://doi.org/10.32834/gg.v16i2.201

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Secretariat

Gedung Sekolah Tinggi Ilmu Administrasi LAN Jakarta

Jl. Administrasi II, Pejompongan, Jakarta Pusat 10260

Phone: (021) 532 6396

jurnalgg@stialan.ac.id

View My Stats