Sejarah Singkat

Sejarah Singkat STIA LAN

Sekolah Tinggi Ilmu Administrasi Lembaga Administrasi Negara (STIA LAN) didirikan pada tanggal 24 Desember 1960 dengan keputusan Menteri Pertama RI No. 578/MP/1960 dengan nama Perguruan Tinggi Dinas Ilmu Administrasi Negara (PTDIAN). Sejak pendiriannya, PTDIAN menyelenggarakan jenjang pendidikan sarjana (strata satu), jurusan Ilmu Administrasi Negara.

Kemudian dengan Keputusan Presidium Kabinet Kerja RI Nomor Aa/C/77/1964 didirikan pula Akademi Ilmu Administrasi (AIA) pada tanggal 7 Juli 1964. Pada tanggal 25 Maret 1967, PTDIAN digabung dengan AIA dengan nama baru Sekolah Tinggi Ilmu Administrasi Lembaga Administrasi Negara (STIA LAN).

Dengan berdasarkan SK Ketua LAN no. 875A/II/7/2/1991, STIA LAN mulai menyelenggarakan 2 jurusan yaitu : Jurusan Ilmu Administrasi Publik (program studi Manajemen Kebijakan Publik, Manajemen Pembangunan Daerah, Manajemen Sumber Daya Manusia, Manajemen Kearsipan-bekerjasama dengan ANRI, Administrasi Kepegawaian, Administrasi Perpajakan dan Retribusi Daerah) dan Jurusan Ilmu Administrasi Bisnis (program studi Manajemen Ekonomi Publik).

Melalui Keppres No 8 Tahun 1999 tentang LAN, STIA LAN merupakan Sekolah Tinggi Kedinasan dalam bidang administrasi, yang keberadaannya diatur dengan Keppres No 100 Tahun 1999 tentang Sekolah Tinggi Ilmu Administrasi Lembaga Administrasi Negara.

Sejak tahun 2001, STIA LAN menyelenggarakan Program Magister Adminsitrasi Publik (program studi Manajemen Pembangunan Daerah) dan Bisnis (program studi Manajemen Ekonomi Publik). Mulai tahun 2002, menyelenggarakan Program Magister Administrasi Publik program studi Manajemen Sumber Daya Aparatur kerjasama dengan BKN.

 

Keunggulan STIA LAN Jakarta

  1. Belajar tanpa meninggalkan pekerjaan karena jam perkuliahan Sore – Malam;
  2. Pembelajaran diorientasikan pada kompetensi akademik profesional;
  3. Dosen berasal dari kalangan akademisi dan praktisi;
  4. Pengakuan SKS/alih kredit bagi para mahasiswa yang berijasah DI, DII, DIII, DIV serta S1;
  5. Komputerisasi sistem administrasi akademik (SIMAK) mempermudah mahasiswa mengakses data akademik;
  6. Proses pembelajaran interaktif (Andragogi);
  7. Link dengan alumni DIKLATPIM sebagai praktisi administrasi dalam pengajaran.

 

Strategi

  1. Membina dan menyelenggarakan pendidikan akademik profesional bagi aparatur negara dalam bidang administrasi, organisasi & manajemen. Menyelenggarakan penelitian dan pengembangan ilmu administrasi terutama berkaitan dengan isu-isu administrasi aktual, antara lain otonomi daerah, good governance, pelayanan prima, perdagangan internasional, regional development, dsb;
  2. Meningkatkan profesionalitas aparatur negara dalam memberikan pelayanan prima, serta fungsi pengaturan kepada masyarakat;
  3. Mengoptimalkan pendayagunaan sumber daya organisasi dan meningkatkan kualitas serta kuantitasnya, sesuai dengan ciri-ciri organisasi publik berkinerja tinggi;
  4. Memantapkan proses penyelenggaraan pendidikan secara berkesinambungan sesuai dengan Tridharma Perguruan Tinggi.

 

Fasilitas Kampus

  1. Seluruh ruang kelas dan fasilitas kampus berada dalam satu lingkungan;
  2. Ruangan bersih dilengkapi penyejuk ruangan (AC);
  3. OHP (Overhead Projector) dan LCD Proyektor;
  4. Perpustakaan, Laboratorium Komputer, Laboratorium Administrasi, Laboratorium Bahasa;
  5. Fasilitas Olah Raga, Kafetaria, Bank, Ruangan Ibadah, Foto Copy, dsb;
  6. Lokasi mudah terjangkau oleh transportasi umum dan pribadi;
  7. Tempat parkir luas dan aman.

 

Kerja Sama Institusi

STIA LAN mengadakan kerjasama dengan banyak lembaga pemerintah di bidang pendidikan dan penelitian.

Dalam bidang penyelenggaraan pendidikan, sampai saat ini telah melakukan berbagai kerjasama dengan berbagai pihak antara lain dengan BNI 1946 dalam penyelenggaraan program S1 khusus pada tahun 1993, dengan Kodam Jaya dalam penyelenggaraan Program S1 tahun 1993, dengan BKN dalam penyelenggaraan Program Diploma III Kepegawaian tahun 1993.

dengan Institute Boulder dan University of Arkansas dalam penyelenggaraan Program S2 (1997), dengan AEMC dalam penyelenggaraan Lokakarya dan Seminar Privatization (1997-1998). Kerjasama ARNAS dalam penyelenggaraan Program S1 Manajemen Kearsipan (1999), kerjasama dengan Kantor Menegkop dan UKM dalam kegiatan penelitian dan diklat dan dengan Pemda DKI Jakarta dalam bidang penelitian tahun 2000.

Kerjasama dengan Pemerintah Daerah Kalimantan Timur dalam penyelenggaraan program S2 pada tahun 2002. Kerjasama dengan BKN dalam penyelenggaraan Program S2 MSDA (2002).

Dalam bidang penelitian, kerjasama dilakukan dengan instansi pemerintah dan swasta misalnya: Pemda DKI, Kementerian Koperasi, Kementerian Kesehatan, Kementerian Pertanian, dan PT. Indoprima. Yang berkaitan dengan isu OTODA, Good Governance, Kepemimpinan, Evaluasi Program, Analsisis Kebijakan, Sudi Kelayakan, Pelayanan Prima, LAKIP, Administrasi Keuangan serta Bidang Kemasyarakatan lain yang berkaitan dengan administrasi publik dan bisnis.

Pada saat ini kami STIA LAN Jakarta sedang menjalin kerjasama untuk Program Sarjana (S1) dengan Rindam Jaya, Lenhamnas, Arsip Nasional Republik Indonesia (ANRI) dan Mabes ABRI Cilangkap.

Untuk Program Magister (S2) kami STIA LAN Jakarta sedang menjalin kerjasama dengan Kementerian Pertahanan, Pemerintah Kota Tangerang, Arsip Nasional Republik Indonesia (ANRI) dan Mabes ABRI Cilangkap.

 

Pengembangan Civitas Akademika

Pengembangan kemampuan dosen dilakukan dengan berbagai kegiatan lokakarya mulai dari lokakarya metode penelitian (kuantitatif dan kualitatif), penulisan buku teks, penelitian dosen mandiri, penulisan studi kasus, sampai pada seminar baik lokal maupun internasional.

Pengembangan mahasiswa melalui kegiatan LKMM, penelitian, diskusi ilmiah, dan kegiatan-kegiatan olah raga, kesenian, serta kerohanian.

Pengembangan staf dilakukan melalui pembekalan persiapan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi (S2 dan S3) dan melalui diklat teknis yang berkaitan dengan pekerjaan seperti kursus komputer, bahasa, bendahara, manajemen proyek, dan diklat lain yang berkaitan dengan layanan.

 

Aktivitas Mahasiswa

Kegiatan kemahasiswaan yang dikoordinasikan oleh Senat Mahasiswa meliputi tiga aspek yaitu :

  1. Kegiatan penalaran mahasiswa meliputi kegiatan pengembangan pengetahuan dan keterampilan dalam bidang penalaran yang mencakup kegiatan Lomba Karya Ilmiah, LKMM, OPT, Temu Ilmiah, dan kegiatan ilmiah lainnya;
  2. Kegiatan minat dan bakat meliputi kegiatan pengembangan minat dan bakat mahasiswa dalam bidang kesenian dan olah raga dan bidang lain yang mencakup antara lain kegiatan Paduan Suara, Resimen Mahasiswa, Kegiatan Olah Raga;
  3. Kegiatan pengabdian meliputi kegiatan dalam peningkatan kesejahteraan mahasiswa dan masyarakat yang mencakup antara lain kegiatan peringatan hari besar agama dan hari besar nasional serta kegiatan-kegiatan pengabdian kepada masyarakat berupa bakti sosial.

Disamping ketiga aspek tersebut, diselenggarakan juga Rakor Mahasiswa Antar Kampus (Jakarta, Bandung dan Makassar).

 

Program Studi Jenjang Strata Satu (S1)

Jurusan Ilmu Administrasi Publik

Program Studi Manajemen Kebijakan Publik (MKP)

Setelah menyelesaikan studi pada program ini, mahasiswa mampu menerapkan teori, konsep, dan teknik analisis manajemen kebijakan publik, baik yang berkaitan dengan daya dukung kebijakan maupun dengan perumusan/pembuatan implementasi, monitoring dan evaluasi kebijakan, serta dampak kebijakan publik terhadap perubahan lingkungan alam dan sosial.

Program Studi Manajemen Pembangunan Daerah (MPD)

Setelah menyelesaikan studi pada program ini, mahasiswa mampu menerapkan teori, konsep, dan teknik analisis manajemen pembangunan daerah yang berkaitan dengan prinsip-prinsip manajemen pembangunan daerah.

Program Studi Manajemen Sumber Daya Manusia (MSDM)

Setelah menyelesaikan studi pada program ini, mahasiswa mampu menerapkan teori, konsep dan teknik analisis manajemen SDM dalam performa aktivitas kerja kesehariannya.

Jurusan Ilmu Administrasi Bisnis

Program Studi Manajemen Ekonomi Publik (MEP)

Setelah menyelesaikan studi pada program ini, mahasiswa mampu menerapkan teori dan konsep di bidang ekonomi publik baik dalam dimensi makro maupun mikro sehubungan dengan peran pemerintah dalam mengatur perekonomian publik sekaligus meningkatkan pelayanan dalam perekonomian publik.

 

Program Studi Jenjang Magister (S2)

Jurusan Ilmu Administrasi Publik

Manajemen Pembangunan Daerah (MPD)

Setelah menyelesaikan studi pada program ini, para lulusan diharapkan mampu menerapkan perpaduan antara kemampuan akademik (teori & konsep) di bidang manajemen pembangunan daerah dengan kemampuan profesi sebagai analis masalah-masalah pembangunan daerah.

Manajemen Sumber Daya Aparatur (MSDA)

Setelah menyelesaikan studi program ini, para lulusan diharapkan mampu menerapkan perpaduan antara kemampuan akademik (teori dan konsep) tentang strategi perencanaan dan pengembangan sumber daya aparatur, dengan kemampuan profesi sebagai analis dalam bidang sumber daya aparatur di Indonesia.

Jurusan Ilmu Administrasi Bisnis

Manajemen Ekonomi Publik (MEP)

Manajemen Ekonomi Publik Konsentrasi Manajemen Keuangan Negara (MKN).

Setelah menyelesaikan studi pada program ini, para lulusan diharapkan mampu menerapkan perpaduan antara kemampuan akademik (teori & konsep) tentang perubahan-perubahan lingkungan makro ekonomi yang mempengaruhi lingkungan mikro organisasi, dan perubahan-perubahan lingkungan mikro organisasi dengan kemampuan profesi sebagai analis masalah-masalah dalam bidang ekonomi publik.

 

Gelar dan Status Akademik

Lulusan Program Sarjana Ilmu Administrasi STIA LAN Program Studi MPD, MSDM, MKP berhak menyandang gelar S.AP (Sarjana Administrasi Publik) sedangkan Program Studi MEP berhak menyandang gelar S.AB (Sarjana Administrasi Bisnis).

Lulusan Program Magister Ilmu Administrasi STIA LAN berhak menyandang M.AP (Magister Administrasi Publik) untuk Program Studi MPD dan MSDA, serta M.AB (Magister Administrasi Bisnis) untuk Program studi MEP;

 

Dosen

Dosen Program Sarjana dan Magister STIA LAN Jakarta terdiri dari Dosen yang memiliki kualifikasi pendidikan S2 dan S3 lulusan dari dalam dan luar negeri dan Guru Besar yang berasal dari STIA LAN, Perguruan Tinggi Negeri, Lembaga Administrasi Negara, Kementerian/Instansi Pemerintah lainnya serta para pakar yang berkompeten di bidangnya.